top of page

​ADVERTORIAL

Filipi 4:6

 

“Tolong doakan saya.. Saya terjerat hutang ratusan juta.. Saya salah ambil keputusan bisnis.. Saya tidak tahu lagi harus kemana”..

 

“Tolong doakan saya, hari ini saya ujian biologi..Mari berdoa Ibu, saya ingin mengucap syukur karena anak saya sudah pulang dengan selamat dari Korea"..

 

"Tolong doakan anak saya, dia baru bekerja di bank, sepertinya kurang bisa menyesuaikan diri"..

 

"Tolong doakan saya, sampai saat ini saya belum ketemu jodoh"..

 

"Tolong doakan suami saya, dia suka mabuk-mabukan dan main perempuan"..

Cuplikan kalimat di atas adalah penggalan komunikasi dengan para penelepon berbagai usia, agama dan golongan yang terjadi setiap hari di lokasi SOS line DOA.

 

Setelah didoakan, para penelepon itu ada yang menelepon kembali untuk berdoa mengucap syukur, ada pula yang menghilang entah kemana. Namun tak jarang para penelepon itu menjadi pelanggan setia yang sering menelepon kembali untuk mendoakan ujud doa mereka yang belum terjawab atau mendoakan ujud doa mereka yang baru.

Kalau ditanya, mengapa mereka rajin berdoa bersama di SOS line DOA, sering mereka menjawab : ‘saya menjadi lebih tenang, lebih baik melaporkan masalah saya kepada Tuhan kan, daripada saya melarikan diri ke kehidupan yang tidak sehat atau ke narkoba, dukun, paranormal?’..

 

Apakah SOS line DOA ? Adalah sebuah pelayanan doa via telepon yang melayani masyarakat nonstop 24 jam setiap hari di 021-638-50-999. Walaupun pelayanan telepon doa ini berlokasi di Jakarta, namun tak jarang menerima penelepon dari luar kota bahkan luar negeri untuk berdoa bersama.

 

Pada awalnya, pelayanan telepon doa ini digagas oleh Rm. Sugiri SJ yang mengutus Sr. Maria Immaculata OSU untuk mengikuti pendidikan pelayanan telepon doa di Amerika Serikat, sehingga pada tanggal 1 September 1988 berdirilah pelayanan telepon doa yang awalnya bernama SOS DOA ini, dengan komitmen untuk menjangkau semua lapisan masyarakat tanpa membedakan suku, agama dan golongan, serta menjunjung tinggi kerahasiaan, baik kerahasiaan para pendoanya, maupun para peneleponnya.

 

Saat ditanya, mengapa kerahasiaan ini dijunjung tinggi, “kami para pendoa ibarat pipa pralon, yang menghubungkan para penelepon dengan Tuhan sebagai Sumber Air Hidup melalui doa, jadi identitas kami tidak penting bukan?” .. “selain itu, agar para penelepon merasa tenang dan bebas mengungkapkan masalah mereka tanpa kuatir kami bocorkan,” demikian jawab mereka.. Hebat bukan?

 

Bp/Ibu/Sdr/i dan Adik-adik terkasih, agar dunia kita damai dan dipenuhi cinta kasih Allah, mari berdoa bersama dan mari menyebarluaskan !

SOS

LINE DOA

EVERYDAY 24 HOURS

CALL US TO PRAY WITH US

021 638-50-999 / 0812-911-90-922

To request more information:


Contact the Virtual Office

Everyday 24 hours

+62 21 638-50-999

+62 812-911-90-922

+62 819-911-90-922

+62   88-911-90-922

(WA/Mobile/SMS)
soslinedoa@gmail.com

Untuk memberikan Testimonial/Kesaksian, silahkan mengisi formulir di bawah ini :

Success! Message received.

© 2015 by SOS Line Doa

  • Whatsapp
  • Facebook
  • Instagram SOS
  • Twitter SOS
  • YouTube SOS
bottom of page